Sunday, December 9, 2012

Macam-macam Teh Tradisional Korea




Lebih dari 2000 tahun sudah teh tradisional memainkan peranan penting dalam budaya Korea. Semakin bertambah popularnya teh di Korea mendorong masyarakat Korea untuk menciptakan teh dengan berbagai rasa disesuaikan dengan kebudayaan Korea yang unik.

Ada empat jenis teh tradisional Korea yang akan kita ulas disini, yaitu : teh hijau, teh pengobatan, teh buah, teh dari biji-bijian. Cara penyajian teh yang terbaik adalah diseduh dengan air yang kandungan mineralnya tidak terlalu tinggi dan disajikan dengan wadah yang terbuat dari kaca atau keramik bukan dari logam.
1.   Teh Hijau (녹차, Nokcha)

Nokcha atau teh hijau terbuat dari daun teh yang dikeringkan untuk menyimpan warna hijau alaminya. Ini adalah teh yang paling sering dikonsumsi baik dirumah ataupun di ‘teahouses. Orang Kora menggunakan nokcha untuk meningkatkan warna hijau pada sayuran dan menetralisir bau ikan atau daging. Dari segi segi kesehatan zat catechin dalam teh hijau membantu mencegah keracunan makanan dan penyakit geriatri. Di Korea nokcha sering digunakan untuk membuat kue, biscuit, es krim, yougurt, dan bingsu (es serut).


2.  Teh Pengobatan
  • Saenggangcha (생강차, Ginger tea)

Selain karena rasanya yang lezat, jahe memiliki khasiat yang baik untuk kesehatan. Jahe dipercaya untuk menghangatkan tubuh, meredakan gejala yang berhubungan dengan kelelahan dan membantu menyerap senyawa obat lain sementara menetralkan racun dalam tubuh. Saenggangcha sering dijadikan pilihan pertama saat seseorang mengalami gejala flu, untuk meredakan demam dan mengigil.
  • Insamcha (인삼차, Ginseng tea)

Ginseng Korea sudah terkenal khasiatnya diseluruh dunia. Khasiat dari teh ginseng ini dapat meningkatkan nafsu makan, mencegah kelelahan, gangguan saraf, dan diabetes. Ginseng juga dapat digunakan sebagai suplemen diet karena ginseng merupakan penambah energi yang alami. Ginseng dapat mnaikan atau menurunkan suhu tubuh sesuai kedaaan invidu dan jumlah ginseng yang dikonsumsi.

  •   Ssanghwacha (쌍화차, Ssanghwatang)

Ssanghwacha atau ssanghwatang berwarna kecoklatan dan memiliki rasa yang sedikit pahit. Kata 'Ssang' mengacu pada energi dan konsep 'yin dan yang', sedangkan 'hwa' berarti harmoni. Sesuai dengan namanya teh ini berkhasiat untuk melengkapi energi dan memberikan keseimbangan bagi tubuh. Teh ini konon dipercaya bisa menyembuhkan kelelahan, kelemahan fisik, dan keringat dingin. The ini merupakan teh yang sering dikonsumsi warga Korea ketika mereka merasa kurang sehat karena keadaan cuaca.



3.   Teh Buah
  •   Daechucha (대추차, Jujube tea)

Di Korea buah Daechu (jujube) identik dengan musim gugur, selain itu buah ini juga telah lama digunakan sebagai obat dan dalam berbagai masakan Korea. Buah daechu terbaik adalah yang berwarna pekat dengan kulit yang mengkilap. Setelah matang dan mongering barulah buah ini siap dijadikan teh yang berkhasiat menyembukan pilek, mengurangi demam, menenangkan sakit saraf (neuralgia), menghangatkan tubuh dan melancarkan pencernaan.

  • Yujacha (유자차, Citron tea)

Orang Korea telah membuat yujacha sejak zaman kuno. Teh ini dibuat menggunakan daging buah dan kulit jeruk yuja yang asam. Yuja sangat bermanfaat dalam mengobati batuk, sakit kepala, dan neuralgia. Yang menarik adalah fakta bahwa yujacha ini justru sangat populer di Jepang.

  •   Omijacha (오미자차, Schizandra tea)

Omija berasal dari tanaman Schizandra, pohon anggur kayu yang memiliki buah cluster berry berwarna merah yang berbuah pada bulan Agustus dan September. Sesuai arti nama Korea omija (lima rasa) yaitu, berry yang memiliki rasa asin, manis, asam, pedas, dan pahit. Omija bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah dan untuk detoksifikasi. Di Korea omija juga sering digunakan untuk campuran dalam fruit punch.

  •   Mogwacha (모과차, Chinese quince tea)

Mogwacha yang terbuat dari buah Cina, quince ini merupakan minuman yang sering di konsumsi warga Korea saat musim dingin. Rasa manis dan aroma harum mogwa membuat minuman ini lebih nikmat, Mengkonsumsi mogwacha secara teratur dapat membantu mencegah pilek selain itu campuran jahe dan kayu manis pada minuman ini membantu menghangatkan tubuh.

  • Maesilcha (매실차, Plum tea)

Maesilcha dibuat dari spesies plum Asia yang dipercaya dapat membantu dalam melawan kelelahan dan meningkatkan nafsu makan. Juga membantu detoksifikasi tubuh, meningkatkan fungsi usus, dan meringankan gejala keracunan makanan dan diare. Selain dibuat teh, buah maesil sering dibuat menjadi minuman, acar, selai, kecap dan cuka.



4.   Teh Biji-bijian
  •   Yulmucha (율무차, Adlay tea)

Yulmucha terbuat dari yulmu (biji adlay) yang sudah dikeringkan kemudian digiling sampai halus lalu diseduh dengan air mendidih. Biji adlay merupakan biji-bijian yang sehat dan mengandung lebih banyak protein dan lemak daripada beras. Orang Korea menganggap teh ini sebagai minuman penyegar.

  • Boricha (보리차, Barley tea)

Boricha terbuat dari biji barley yang dipanggang memiliki cita rasa yang aga mirip dengan kacang yang membuat teh ini berbeda dengan teh berbahan dasar biji-bijian Korea lainnya. Serat barley dapat memperlancar pencernaan, membantu menghentikan diare, juga dipercaya dapat membantu menghentikan dehidrasi, terutama pada orang-orang yang lemah dan mudah berkeringat.






Source :  https://www.facebook.com/Koreatourismorganizationindonesiaoffice
Shared By IniSajaMo

No comments:

Post a Comment